Sabtu, 12 Januari 2013

holiday




Bella : Hello Laras.Good morning.How are you?
Laras : Hi Bella.Good morning too.I’m fine thank you.And you?
Bella : I’m very well thanks.Laras,what do you want to do tomorrow when holiday?
Laras : I just in the home.And you?
Bella : I just in my home too.What do you want to do in ypur home,Laras?
Laras : I will watch TV,play computer,study,sleep,etc.And you?What do you want to do in your   
             home?
Bella : I will read a book,watch TV,play computer,play internet,study,play with my sisters,Hana and                                     
            Syifa,sleep,etc.
Laras : Are you not borring if always in your home?
Bella : Yes,I usually borring if always in my home.Sometime,I and mu mother,Mrs. Anna took my   
             Sister,Syifa by motercycle to Anak Pintar Kindergarten Natural Schooling.And I and my
             Mother,Mrs. Anna pick my sister,Syifa.And you?Are you not borring if always in your home?
Laras : Yes,sometimes I borring if always in my home.
Bella : OK,Laras.Thank you.Nice to meet you.Good bye.
Laras : OK Bella.You are welcome.Mice to meet you too.Bye-bye.

Selasa, 24 Juli 2012

go green friends! don't destroyed the jungle!




                Bangun!...  Ayo  bangun!...  Udah  pagi  ni.
Roky  terbangun  dari  mimpinya.  Hem…sebelumnya  perkenalkan  dulu  ya.  Namanya  Roky.  Ia  adalah  anak  tunggal.  Ia  penyanyang  tumbuhan.  Ia  juga  penggerak  gerakan  go  green  friends  di  sekolahnya.  Ia  suka  pelajaran  yang  menyangkut  lingkungan  sekitar  kita.  Ia  sangat  pemberani.  Pokoknya,  ia  top  deh.  Ia  sekolah  di  sekolah  alam  Al  muttaqin.  Kembali  ke  cerita,  setelah  bangun,  Roky  mengambil  air  wudhu  lalu  sholat  shubbuh  berjamaah  dengan  keluarganya.  Setelah  itu,  seperti  biasanya,  dia  mandi  dan  sarapan  secukupnya.  Dia  selalu  semangat  ke  sekolahnya,  apalagi  sekolah  Roky  itu  sekolah  alam  sesuai  dengan  kepribadiannya  (penyanyang  tumbuhan).  Dia  berangkat  menggunakan  pakaian  bebas  dan  di  sekolahnya  itu  langsung  belajar  mengenai  alam,  tidak  hanya  di  sebuah   kotak  besar  yang  tertutup  (kelas).  Jadi,  dia  selalu  belajar  di  luar  ruangan.  Bukan  karena  sekolahnya  itu  tidak  mempunyai  kelas,  tapi  memang  konsep  sekolahnya  itu  begitu. Jadi,  Roky  senang  dan  betah  banget  di  sekolah  ini  (sekolah  alam  Al  muttaqin).  Dia  mempunyai  kelompok  pemerhati  lingkungan  di  sekolahnya  dan  bermarkas  di  rumah  pohon  belakang  sekolah.  Setiap  istirahat  dan  sepulang  sekolah,  mereka  selalu  menyempatkan  ke  markas  tersebut.  Namanya  aja  kelompok  go  green  friends,  jadi  kelompok  tersebut  sering  melakukan  suatu  proyek  besar  untuk  menjaga  keseimbangan  lingkungan  sekitarnya  dengan  cara  mengajak  seluruh  murid  sekolah  alam  al-mutaqqin  untuk  lebih  menjaga  alam  lagi.  Mereka  sudah  banyak  sekali  proyek  yang  mereka  lakukan,  diantaranya  :  dengan  menanam  pohon  di  sekolah  mereka,  juga  menanam  pohon  di  desa  sekitar  sekolah,  penggerak  lingkungan  sehat  (membersihkan  sampah  yang  berserakan),  dll  sebagainya.  Kepala  sekolah  dan  guru-guru  pun  turut  membantu  gerakan  go  green  friends  tersebut  dan  sekolah  siap  membantu  biaya  yang  dikeluarkan.  Masyarakat  sekitar  pun  sangat  setuju  dengan  gerakan  tersebut  dan  ikut  berpastisipasi  juga.  Semua  yang  dilakukan  gerakan  go  green  friends  ini  akan  berhasil  berkat  Roky,  Nadya,  Divo,  Nayla,  Lisa,  Andi,  juga  semua  murid, kepala sekolah,  guru,  dan  seluruh  masyarakat  sekitar  sekolah  alam  al  mutaqqin.
                                                   Hari  ini,  adalah  hari  yang  sangat  bersejarah  untuk  sekolah  alam  al  mutaqqin,  karena  lagi-lagi  gerakan  go  green  friends  mengadakan  proyek ,  yaitu  dengan  menanam  pohon  di  hutan  yang  dulu  terkenal  asri  sekarang  menjadi  kurang  asri  karena  banyak  penebang  pohon  yang  datang  menuju  hutan  tersebut  dan  menebang  pohonnya  secara  liar.  Aduh…  kok ditebangi sih?  Kasihan kan pohonnya,  nangis nanti.  Gerakan  go  green  friends  mengadakan  kemah  di  hutan  tersebut.  Yang  mengikuti  gerakan  ini  adalah  Roky,  Divo,  Nayla,  Nadya,  Lisa,  Andi,  meraka  semua  adalah  sahabat  sejati  sekaligus  pendiri  dan  penggerak  gerakan  go  green  friends.  Sebenarnya,  mereka  semua  itu  hanya  iseng-iseng  saja  membentuk  gerakan  tersebut,  tetapi  ternyata  banyak  menimbulkan  hasil  yang  positif  bagi  mereka  semua  dan  seluruh  makhluk  hidup  di  sekitarnya.  Dan  pada  hari  ini,  adalah  hal  yang  baru  pertama  kali  mereka  lakukan, menanam pohon dan kemah di tempat yang bukan sekitar sekolah. Mereka juga ditemani bapak kepala sekolah, 3 guru pendamping, dan seluruh ketua kelas sekolah alam al mutaqqin.
                                                   Setelah sampai di hutan, mereka semua bergegas menentukan tempat untuk berkemah. Setiap tenda, isinya 3 orang, karena tendanya memang kecil. Divo, Roky, dan Andi berada 1 tenda sedangkan Nayla, Nadya, dan Lisa juga berada 1 tenda. Tenda mereka saling bersebelahan. Setelah tenda selesai mereka buat, mereka menyiapkan bibit tumbuhan yang akan ditanam di lahan kosong samping perkemahan. Begitu juga murid-murid yang lain dengan didampingi guru-guru dan bapak kepala sekolah. Acara tersebut dipimpin oleh bapak kepala sekolah. Sebelum penanaman dimulai, bapak kepala sekolah membuka acaranya dulu dengan doa bersama agar acara ini berjalan lancar, sukses, dan bermanfaat. Setelah berdoa, mereka memulai menanam bibit-bibit di lahan tersebut.
Mereka menanam sambil berteriak “Go Green Friends, Allahu Akbar!” berulang-ulang kali. Tanpa terasa, sudah pukul 3 sore, mereka semua mulai membersihkan diri dan melanjutkan penanaman tersebut besok. Mereka semua membersihkan badan di sungai yang agak jauh dari perkemahan yang jernih dan bersih. Setelah badan mereka semua bersih, mereka kembali ke perkemahan. Kecuali Roky dan kawan-kawan karena mereka masih asyik main di sungai tersebut. Setelah menyadari bahwa hari sudah maghrib, mereka lalu menyudahi permainan dan menuju ke tempat perkemahan menyusul yang lainnya.
                                                   Mereka jadi kesulitan menentukan jalan pulang ke perkemahan karena tempatnya gelap dan sudah maghrib. Yang bawa senter pun hanya Roky, jadi belum cukup peneranganya jika hanya ada 1 senter. Mereka semua pun lupa jalan pulangnya karena memang agak jauh jaraknya perkemahan dan sungai. Sedangkan tadi saat berangkat, mereka berangkat bersama-sama jadi tau jalannya. Sedangkan pas pulang, mereka hanya ber-6 dan mereka semua lupa jalan pulangnya. Haduh…gimana nih?... Jadi bisa dikatakan bahwa mereka semua itu tersesat. Mereka pun asal saja mencari jalan dengan 1 senter tersebut. Dan tak lama kemudian mereka melihat ada tempat yang bercahaya. Di sana juga ada 3 orang dewasa, 2 laki-laki dan 1 perempuan dan seorang anak seumuran Roky dan juga laki-laki. Mereka semua lagi bersenang-senang bersama. Diperkerikan 1 laki-laki dan 1 peremuan dewasa dan seorang anak laki-laki itu keluarga. Dan di samping rumah itu, ada tumpukan balok-balok kayu yang cukup banyak dan juga banyak berserakan sampah-sampah di sekitar rumah itu.
“Ataukah mereka penebang hutan?” tanya Roky kepada teman-temannya.
“Hem…gak tau Rok, sepertinya sih begitu sih.” jawab Nadya si cantik jelita.
 “Oh, tidaaak…” teriak Divo yang memang orang paling penakut di antara mereka semua. Teriakan Divo pun terdengar oleh anak laki-laki di rumah itu dan anak laki-laki itu berlari menuju bapaknya dan berkata “Ada penyeludup di situ bapak.”
Bapaknya pun langsung berlari dan berhasil menangkap Roky dan kawan-kawanya. Anak laki-laki itu pun tertawa terbahak-bahak mengejek Roky dan kawan-kawannya. Mereka disekap di samping rumah dekat kumpulan balok-balok kayu itu.
                                                   Jam tangan Nadya sudah menunjukkan pukul 9, para penjahat itu segera masuk ke rumahnya tak terkecuali anaknya.
“Ternyata, anak itu juga jahat sekali, aku kira orang tuanya yang jahat, ternyata anak itu juga.” kata Nayla kesal.
“Iya.” Jawab Andi.
“Sudah, sudah, sekarang gimana nih cara kita pergi dari tempat ini?huft…” tanya Lisa.
“Hem…” jawab kawan-kawan Lisa.
 1 jam kemudian, ada seseorang yang keluar dari rumah, ternyata anak laki-laki itu.
“Mau apa dia?huft…sebel.” Roky berkata.
 “Entahlah.” jawab Nadya.
Anak itu mendekati Roky dan teman-temannya.
 “Hai, kasihan ya kalian, haha, makanya jangan menyeludup! Sekarang tau rasa deh.” kata anak laki-laki itu mengejek.
 Mereka semua menahan amarah, sabar, tak menghiraukannya lagi. Dari samping, ada pohon besar yang memliki ranting yang cukup panjang lalu menolong Roky dan ke-5 temannya. Anak laki-laki itu heran, karena ada pohon yang menolong orang, Roky dan teman-temannya pun juga heran. Anak laki-laki itu pun dipegang sama pohon itu dan sekarang sudah berada di atas pohon, karena diangkat oleh pohon itu. Anak laki-laki itu menangis.
Pada saat itu juga, pohonnya berbicara “Em…makanya jangan suka menebang liar kami. Kami, para pohon sangat tersiksa. Anak-anakku yang masih kecil ditebang, tinggal aku sendiri dan teman-temannku yang menunggu untuk ditebang. Oh, manusia teganya pada keluarga kami. Dan para manusia pada membuang sampah di tempat kami. Kami, para pohon pada sakit, karena banyak sampah berada di sekitar kami. Sama seperti manusia, pohon juga bisa sakit. Tetapi, juga ada manusia yang peduli sama kami. Mereka menanam pohon dan membuang sampah di tempatya. Walaupun pohon tidak bisa melawan manusia, tapi tolong, haragailah kami! Aku tau, memang pohon ada saatnya untuk ditebang, tetapi menebangnya pilih-pilih, bukan yang masih kecil yang ditebang. Aku yang pantas ditebang bukan anakku! Hiks… Walaupun para manusia sudah tau akibatnya tebang liar, tapi masih ada juga manusia yang menebang dengan liar.”
 Mereka semua terharu, tak terkecuali anak laki-laki itu dan para dewasa di rumah itu.
 Anak laki-laki itu memeluk pohon itu dan berkata “Maafin aku pohon, aku berjanji, aku enggak akan melakukan ini lagi, selamanya, aku janji pohon! Janji!”
Orang tuanya pun akhirnya muncul juga dan juga memeluk pohon itu. 2 guru pendamping pun muncul seketika bersama 3 polisi. Roky dan kawan-kawannya bingung semua dengan kejadian ini.
“Pak polisi…” kata salah 1 guru.
“Iya, ada apa pak?” jawab polisi itu.
 “Gini pak, apa lebih baik anak penebang liar ini kami bawa ke asrama sekolah alam al muttaqin ya? Nanti kami yakin, dia akan lebih baik dari sekarang ini. “ kata Pak Guru.
 “Wah, boleh tuh, anaknya mau nggak?” tanya Pak Polisi.
Anaknya pun mengangguk, orang tuanya juga mengangguk. Pak Polisi menangkap orang tua anak itu dan 1 laki-laki dewasa sedangkan anak itu berubah dan sekarang menjadi sahabat dengan Roky dan kawan-kawan dan mengikuti gerakan go green friends.

Nb :        ternyata yang membuat pohon bergerak dan berbicara itu adalah Pak Polisi dan guru.
              Haha…Tetapi tidak ada yang tau itu, yang tau hanya Pak Polisi dan guru. Jadi, itu bukan
keajaiban kan? Tapi bagaimanana ya caranya menggerakan ranting itu? Tanya aja sama    Pak    Polisi dan gurunya ya! Pasti mereka njawabnya “Rahasia” Haha… Yang penting bisa membuat seseorang sayang sama bumi kita. Makanya kita harus SAYANG SAMA BUMI  YA!  

                                                  


Minggu, 01 Juli 2012

rangkuman "holiday in america"




                Seorang gadis cantik bernama Reina Dearisa Little atau biasa disebut Reina sangat senang karena dapat berlibur ke luar negri, America. Apalagi kalau biayanya gratis, jadi tidak perlu merepotkan orang tua. Ketika di sekolah pertukaran pelajar ke Amerika, dia tidak menyia-nyiakan hal itu, Reina mendaftar dan ikut tes. Reina sempat deg-degan dan tegang. Soalnya, peserta yang mendaftar cukup banyak, tetapi Reina tetap optimis betul-betul harus berjuang keras agar bisa lolos tes. Tak lama kemudian, hasil tes diumumkan. Ya, salah 1 nama yang lolos adalah Reina, yeee. Reina senang sekali, seperti mimpi saja, itu semua berkat perjuangan keras Reina selama mengikuti tes. Dia segera mengabarkan berita gembira itu kepada bapak dan ibu Reina. Mereka bangga terhadap anaknya. Reina berangkat pada tanggal 26 November. Dia di Amerika selama 4 bulan, yang 2 bulan liburan. Wah,seru nih.
                Pada pukul 07.30, pesawat yang ditumpangi mendarat di Amerika. Sampai juga deh. Reina dan kawan-kawan tinggal di sebuah apartemen yang telah disewakan oleh Bu Sheila, guru mereka. Reina juga bersekolah di Amerika. Di sekolah, Reina mendapatkan teman yang ramah dan baik-baik. Reina senang sekali. Ada 4 teman terdekat Reina di Amerika : Lucy Masaya Smith (Lucy), Angelina Stevani (Angel), Michael Arnezton (Michael), dan Jack Shaldon (Jack).
                Mereka selalu belajar dan bermain bersama, tak terkecuali saat musim salju. Mereka mengikuti snow ball contest. Snow ball contest adalah perlombaan membuat boneka salju dengan berkelompok, setiap kelompok terdapat 5 orang. Dan itu pas untuk kelima sahabat itu. Nama dari kelompoknya adalah The Reicygelmichjack yang merupakan singkatan dari Reina, Lucy, Angel, Michael, dan Jack. Susah juga namanya. Semoga mereka jadi juara, amin. Lomba pun dimulai. The Reicygelmichjack mulai sibuk membuat boneka salju. Setelah semua peserta membuat boneka saljunya, pengumuman pemenang pun tiba. Dan yang juara ke-1 adalah The Reicygelmichjack, yeee, menang. Itu semua berkat kekompakan tim. Dan hadiahnya 50 dolar. Wah, besar ya, lumayan nih. Hadiahnya pun dibagi, masih-masih anak mendapatkan 10 dolar.
                Di Amerika, Reina pun mengikuti lomba piano. Liza Maulin, kakak kelas yang sekarang menempati juara bertahan. Hmm, mampukah Reina mengalahkan Kak Liza? Mudahan-mudahan mampu, Reina harus berani kalau mau menang, yeee. Dan pada saat pengumuman lomba piano, Reina mendapatkan juara 1 dan dapat mengalahkan Liza. Liza mendapatkan juara 2 (runner up). Itulah berkat keberanian Reina. Liza pun mengucapkan selamat kepada Reina.
                Hal yang tidak ingin terjadi, Angel dan Reina marah-marahan. Kenapa ya? Lucy meminta Reina untuk minta maaf kepada  Angel, tapi Reina tidak mau. Lucy mengatakan bahwa The Reicygelmichjack akan hancur jika kehilangan 3 orang. AKhirya, Reina pun mau minta maaf kepada Angel. Akhirnya mereka berpelukan.
                Pada tanggal 12 Februari, Reina ulang tahun. Reina berniat untuk mengundang ortu dan neneknya ke Amerika di hari bahagianya. Di malam hari sebelum hari ulangnya, Reina bermimpi neneknya sudah pergi jauh meninggalkannya. Tanggal 12 Februati pun tiba, Teman-teman Reina mengejutkan Reina dan meberi selamt kepada Reina, tetapi ortu dan nenek Elisa belum datang. Tak beberapa lama kemudian, telepon Reina berdering. Reina pun mengangkatnya. Ternyata yang menelepon adalah ibunya Reina.  Ibunya mengatakan bahwa dia tidak bisa datang ke Amerika karena Nenek Elisa meninggal dunia. Reina pun langsung jatuh pingsan.
                Besoknya, Reina pulang ke rumahnya kembali. Reina meninggakan sahabat terbaiknya. Tetapi, Reina juga sudah kangen kepada ortu dan teman-temannya. Sesampai di bandara, ortu Reina sudah menunggu Reina sambil membawa beberapa kado istimewa untuk Reina. Salah 1-nya adalah kado dari Nenek Elisa untuk Reina. Nenek memberikan kalung kepada Reina. Reina sangat senang dan terharu.

                 

Rabu, 27 Juni 2012

good bye yogyakarta T_T




           
Saat itu bulan September 2006 itu hari perpisahanku tepatnya kira-kira hari Kamis.Orang tuaku menjemput aku ke sekolahan.Bapak ibuku ke kelasku dan mengambil aku.Saat itu aku hampir menangis dan lama-lama mataku berkaca-kaca melihat teman-temanku.Temanku juga ada yang hampir mau menangis.Aku saliman bersama teman-temanku dan tidak lupa saliman dengan guru wali kelasku.Teman-temanku seingatku di SD Muhammadiyah Suronatan Yogyakarta adalah Citra yang gendut,Mifta yang pintar,Jihan,Ninda,Faza,dll itu seingatku juga masih banyak teman-temanku yang lain.

Selasa, 26 Juni 2012

gempa di yogyakarta T_T



         Gempa di Yogyakarta terjadi tanggal 27 Mei 2006 sekitar jam 6/ 2 tahun yang lalu.Setelah tanggal 27 Mei itu aku ulang tahun yang ke delapan.Sedihnya aku hari itu.Saat gempa terjadi aku sedang menunggu adikku yang ke dua yang namanya dik Syifa.Adikku yang ke satu yang namanya dik Hana sedang menggambil dompet di kamarnya.Bapakku lagi di kamar tamu.Ibuku mau masak telur.Saat gempa terjadi adikku Hana sempat jatuh.Kalau adikku Syifa digendong sama bapakku.Semua cepat-cepat keluar dari rumah.Tetanggaku semua juga berlarian ke luar rumah.Saat sampai di luar rumah gempa telah berhenti.Gempa itu besarnya sekitar ± 5,… skala liter.Besar juga ya gempanya.Semua keluarga yang berada di perumahanku tetap berwaspada kadang-kadang ada gempa susulan.     
    Aku mau sekolah diantar bapakku di SD Suronatan saat itu aku baru kelas 2 SD.Di perjalanan aku melihat banyak bangunan yang roboh.Sedihnya aku melihat kejadian itu.Sesampai di sekolah,sekolahnya sepi sekali.Terus aku dan bapakku kembali kerumah.Sampai di rumah aku ganti baju dan sempat mendengar kabar orang-orang yang berlarian dan berkata “tsunami-tsunami sudah sampai depan pintu perumahanku”.Setalah ada kabar tersebut aku tetap tidak akan pergi dari rumah bersama keluargaku karena keluargaku mendengar berita di radio bahwa itu hanya ISU…ISU dan ISU.Jika keluargaku menuruti kalau ada tsunami keluargaku tergesa-gesa dan keluargaku lupa mengunci pintu dan itu kesempatan maling-maling itu mencuri di rumah penduduk.   
          Pada siang hari aku makan siang di garasi rumahku lauknya cumi-cumi.Sehabis makan aku bermain rancangan bangunan bersama temanku yang bernama Opik dan adikku Hana di garasi juga.Sorenya aku mandi dengan deg-degan karena takut ada gempa susulan.Malamnya aku merasa tidak enak karena tidurnya di kamar tamu setelah itu sekitar tengah malam ada gempa susulan lagi.Akhirnya aku terpaksa tidurnya di mobil xenia.Tidurnya aku di paling belakang.Adikku dua-duanya di tengah yang ditunggu ibuku.Bapakku dan bapak-bapak tetangga begadang jaga-jaga kalau ada gempa susulan.   
              Keesokan harinya aku ulang tahun yang ke delapan.Senang dan sedih bercampur menjadi satu.Aku harus bersyukur kepada Allah karena rumahku hanya retak-retak saja.Terima kasih Allah.      
      Seminggu kemudian aku sudah masuk sekolah seperti biasa dan di sekolah masih ada gempa susulan.Aku,temanku,keluargaku masih trauma Cuma ada mobil lewat aja keluar rumah.Tapi sekarang aku sudah tidak trauma lagi.Aku kasihan sama temanku yang di sekolah rumahnya roboh tapi akhirnya dikasih bantuan sama sekolah.Setelah pulang sekolah aku masih melihat bangunan-bangunan yang roboh belum diperbaiki.
               Hari cepat berlalu akhirnya sudah hari Minggu aku,adik-adikku,bapak,ibu pergi berkeliling-keliling kota melihat keadaan kota Yogyakartaku.Pertama aku ke Bantul ke tempat temennya bapakku yang bernama Pak Pur.Aku mencari-cari rumahnya tetap tidak ketemu.Akhirnya aku ketemu juga rumahnya tetapi telah roboh.Rumahnya sudah hancur lebur dan banyak tenda yang berjejeran rapi disana.Sempat aku disuguhi makanan dari Pak Pur.Pak Pur juga bercerita kejadiannya seperti apa.Untungnya tidak ada korban jiwa di daerahnya.Aku beranjak ke mobil untuk ke rumah temen bapakku lagi yang namanya Pak Jazaul.Diperjalanan aku melihat tidak ada rumah berdiri kokoh.Setalah sampai aku dan keluargaku mengasih bantuan berupa uang.Rumahnya hanya sedikit yang tidak roboh.Sedihnya aku saat itu.      
       Aku akan berkeliling lagi di seluruh Bantul.Kadang-kadang hanya aku,bapakku,dan adikku Hana yang melihat-lihat tapi Cuma sampai di Godean saja dengan menaiki montor.Ya Allah terima kasih telah melindungi aku dan keluargaku.Tolong ya Allah berilah dia yang mendapat cobaanmu bersabar.

TAMAT

                                          JSELAMAT MEMBACAJ

Sabtu, 23 Juni 2012

kupu-kupu


Kupu-kupu...
Kowe lucu banget
Sayapmu aneka warna
Rupa sayapmu sing mencolok
Ndadeake aku seneng ndelok kowe

Kupu-kupu...
Ana kupu-kupu
Uga ana kembang
Madu neng kembang
Iku panganan kesenenganmu

Kupu-kupu...
Mabur neng angkasa
Mrana-mrene
Golek panganan
Kanggo uripmu

Jumat, 22 Juni 2012

budaya maca




   Para kanca,siswa-siswi ingkang kula tresnani.
   Sumangga langkung rumiyin sami ngaturaken syukur dhumateng Gusti ingkang Maha Kuwaos ingkang kepareng paring rahmat lan hidayahipun.Kita sedaya taksih saged kempal manunggal kanthi tentrem,bagas waras,kebaking kebagjan salebeting pahargyan budaya maca.
   Neng Indonenesia,budaya maca iku perlu ditingkatke.Akehe wong Indonesia ora seneng maca buku.Budaya maca iku penting kanggo wong-wong Indonesia.Amargane kita bisa nambah wawasan lan pengetahuan saka buku.Saiki neng Idonesia,terutama kuta-kuta sing wis maju ana mobil perpustakaan keliling,wong-wong bisa minjem lan maca ing perpustakaan mobil kuwi.Bacaan kui macem-macem,contohe : komik,novel,koran,majalah,pelajaran,pengetahuan,dongeng,legenda lan liyan-liyane.Kita bisa maca saka komik.Maca buku bisa diawali saka maca komik,suwe-suwe maca buku pengetahuan.Saiki,uga ana komik sing isine bab pengetahuan.Kita uga bisa maca ing perpustakaan utawa ing internet.Akeh wong sing ora bisa maca neng Indonesia,mula kita kudu bersyukur,awak dhewe isa maca,lan syukur kuwi diterapke dening maca.Kita bisa minjamake wong sing ora nduwe buku.Supaya dheweke seneng.Uga bisa maca buku kaya awak dhewe.Budaya maca perlu diterapke wong Indonesia.Mula sregep-sregepo maca buku lan neng perpustakaan supaya bangsa iki maju.
   Semanten saha maketen atur kula.Mugi sami kepareng maringi pangapunten tunrap sedaya kekirangan lan kalepatan kula.
   Nuwun.